Sekilas
Pengajian Gratis
Al-Qur’an Center Az-Zahra
Pendidikan Al-Qur’an Center Az-Zahra berada di Kelurahan Kalisari, Pasa Rebo– Jakarta Timur, didirikan pada tanggal 21 Juni 2005 atas prakarsa dan dukungan berbagai pihak. Kegiatan “Pengajian Al-Qur’an Gratis” ini, dimulai dari pengajian anak-anak di RT 02/09 Kelurahan Baru. Peserta pengajian berawal dari 5 anak yang diasuh langsung oleh Dian Assafri, SH (Aryan) bersama isterinya, Endah Sri Suparti, yang juga sekaligus selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M) Midada Center, Al-qur’an Center Az Zahra pada awal berdirinya mendapat dukungan dari bapak Ibrahim, bapak Nurhadi dan bapak Edi Bagus Hermawan serta bapak Marsono, SH. Sampai sekarang peserta didik sudah lebih dari 100 anak dari 3 Kelurahan (Kelurahan Baru, Cijantung, dan Kalisari) serta memiliki cabang di Bandung Barat, Sukabumi, Lampung dan Tasikmalaya.
Pengajian Al-Qur'an gratis ini lahir dijiwai oleh rasa prihatin terhadap keadaan masyarakat Islam Indonesia yang masih banyak belum bisa membaca Al-Qur'an.
Dengan pengetahun membaca Al-Qur’an anak-anak mulai merasakan kecintaan terhadap Kitab Sucinya dan diharapkan selanjutnya dapat mendorong mereka untuk mempelajari Al-Qur'an secara lebih dalam dan lebih luas.
Dengan memahami makna kandungan Al-Qur'an diharapkan akan lahir generasi yang menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam segala gerak tingkah laku kehidupan sehari-hari.
Latihan-latihan ekstra:
Di samping belajar mengaji pada hari Senin, Kamis dan Sabtu, ada kegiatan-kegiatan ekstra antara lain:
- Latihan menghapal surat-surat pendek, nama dan nomor surat (Al-Qur'an) dan Asmaul Husna
- Hapalan doa-doa harian
- Praktek Ibadah
- Pidato Kultum (kuliah 7 menit) secara bergilir tiap hari 1 anak menjelang pulang.
- Kegiatan berkebun dan taman.
- Kegiatan band musik, qashidah yang tergabung dalam group Musik Bintang Kecil.
- Latihan interview (wawancara) dan latihan menulis. Tiap anak bertugas mewawancarai orang-orang tertentu seperti Ketua RT, RW, Lurah, Camat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dsb. Hasil wawancara diterbitkan tiap hari Sabtu dalam majalah dinding “Bintang Kecil Media”
- Latihan berkoperasi, dalam wadah “Koperasi Kejujuran Az-Zahra”.
- Latihan administrasi dalam bentuk penanganan kas keuangan oleh dan untuk anak didik.
- Latihan disiplin, kerapihan dan kebersihan, seperti menyusun sandal secara tertib dll.
- Latihan olahraga yang tergabung dalam kegiatan olahraga: bulu tangkis, sepak bola, bola voli, senam dan jalan santai ke Graha Cijantung tiap Minggu pagi.
- Wisata hati pada waktu tertentu seperti berkunjung ke Moseum Al-Qur'an, ke Lembaga Pendidikan, ke masjid-masjid, psantren,Tokoh Agama dsb.
Program yang ingin dicapai dalam waktu dekat:
- Pelatihan dan praktek Computer dan Internet.
- Pelatihan melukis dan kaligrafi Al-Qur'an cat minyak di atas canvas.
- Peraktek langsung bahasa Arab dan Inggris (tanpa tulisan).
- Koperasi Usaha Mandiri
Dukungan Masyarakat dan Pemerintah
Alhamdulilah, setelah kegiatan ini berjalan selama lebih kurang 5 tahun, dukungan masyarakat terutama di lingkungan Kelurahan Baru, Kelurahan Kalisari, dari Ibu-ibu, Bapak-bapak Wali Murid, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Ketua RT, Lurah dan Camat sangat positif. Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan, ridha, rahmat dan berkah-Nya.
Dian Assafri SH
Pimpinan Al-Qur’an Center Az-Zahra
Gerakan Nasional Indonesia
Bebas Baca-Tulis Al-Qur'an tahun 2020
Berbasis Teknologi
– Dengan kemajuan teknologi di berbagai bidang mengharuskan kita menangkap agar anak-anak pengajian kita tak hanya cukup mengaji saja namun diimbangi dengan berbagai keterampilan atau akrab dengan komputer, internet dan Bahasa Inggris sebagai alatnya.
– Di setiap Kelurahan diupayakan agar terbentuk central pendidikan Al-Qur'an berbasis teknologi dalam hal ini komputer dan internet untuk usia dini. Yang dalam pelaksanaannya diatur pembagian waktunya untuk menggunakan komputer dan internet tsb secara bergantian yang diikuti oleh semua TPA di setiap kelurahan tsb.
– Dengan program di atas, kami juga mengumpulkan semua pemuda/yang menganggur di Kelurahan tersebut yang mau untuk bergabung dengan jalan kami bina dulu dengan berbagai pelatihan komputer dan pembinaan kewirausahaan dengan berkerjasama dengan pihak Balai Latihan Kerja Depnaker Trans dan para Pengusaha Lokal serta Pihak Kelurahan dalam bentuk pelatihan.
Dengan pembukaan tersebut, diharapkan pemuda/pemudi tersebut dapat menjadi Tenaga Bantu dalam program yang kita jalankan ini. Dengan demikian kita sudah membantu Program Departemen Agama dalam Hal Bebas Buta Baca Tulis Al-Qur'an yang Berbasis Teknologi Masyarakat Indonesia dan membantu pemerintah (Diknas) dalam arti luas salah satu dengan serta merta menggalakkan masyarakat gemar membaca. Dalam gerakan gemar membaca.
Kesemua program ini kami mulai di Kelurahan Baru, Cijantung dan Kalisari Kec. Pasar Rebo dan akan diteruskan ke kelurahan lain hingga menyeluruh ke berbagai daerah di Indonesia. Sehingga pada akhir tahun 2020 akan tercapailah generasi emas sesuai yang kita harapkan, yaitu Generasi Qur'ani dan punya kemahiran serta akrab dengan teknologi dan mampu bersaing dengan tuntutan zaman yang cepat berubah. Kamajuan teknologi saat ini berkembang luar biasa pesatnya.
Salah satu faktor yang paling berperan dalam era kecanggihan teknologi ini adalah lahir sistem digital. Malalui sistem digital berbagai bidang teknologi mengalami kemajuan luar biasa, seperti bidang komputer, sofware, telekomunikasi hingga penerbangan luar angkasa.
Teknologi Digital manual di Era Modern ini setelah ditemukan bilangan Biner, yaitu angka nol dan satu sebagai sistem tranformasinya. Tak ayal lagi, semua sisi kehidupan manusia ditunjang sepenuhnya oleh perangkat yang serba canggih dan serba digital. Sangat ironi, ketika semua piranti penunjang segala aktivitas manusia telah begitu canggih dan modern, ternyata tidak diikuti SDM dan mental manusia penggunanya masih analog (baca : Tertinggal).
Sehingga dapat dibayangkan banyak terjadi ketimpangan dan menyebabkan masyarakat kita semakin tertinggal.
Solusinya tidak tentu dengan mengimbangi aktivitas pengajian anak-anak usia dini dengan teknologi digital tersebut. Manusia yang memilik bilangan Biner sebagai sistem Tranformasi atas potensi spintas akan dapat melahirkan sebuah peradaban manusia tertinggi yang memiliki kemampuan / IPTEK DIGITAL.
Saat itulah Generasi yang kelak lahir di Bumi yang siap dengan perubahan zaman yang begitu cepat. Perjuangan yang kita lakukan adalah perjuangan lagi hati dan pikiran setiap individu disetiap daerah dan negara di dunia.
Rendah minat baca masyarakat dan tidak lagi dijadikannya Al-Qur'an sebagai pedoman dalam keseharian adalah kegagalan kita untuk menjangkau hati dan pikiran setiap orang untuk menjadi masyarakat tentang pentingnya Al-Qur'an sebagai pedoman dan petunjuk bagi kita semua.
Peperangan terhadap buta baca tulis AL-Qur'an dan rendahnya minat baca masyarakat adalah peperangan terhadap hati dan pikiran kita agar kita waspada dan sadar akan pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai petunjuk dengan cara membaca, memahami dan mengamalkan dalam keseharian kita.
Kita harus sadar bahwa ini adalah masalah kita bersama dan dilakukan secara bersama-sama pula karena ini sudah menimpa setiap orang termasuk anggota keluarga kita. Peperangan ini ada di tengah-tengah kita pada setiap keluarga dan setiap masyarakat.
Kerena dan saya harapkan, masyarakat Indonesia yang saya cintai dan saya banggakan dapat mewujudkan. Indonesia Bebas Buta Baca Tulis Al-Qur'an tahun 2020 Berbasis Teknologi.
Dian Assafri, SH
Pimpinan Pusat Al-Qur’an Center Az-Zahra
Sekretariat Yayasan Al-Qur'an Center Az-Zahra:
Kantor Pusat : Jl. Kalisari Raya No. 20 Rt. 02/03
Kel. Kalisari Kec. Pasar Rebo Jakarta Timur
Telp./Fax : (021) 87713316, 0812 82190007
Kantor Cabang : Bandung Barat, Lampung, Tasikmalaya, Sukabumi dan Garut